Dari Agenda Diaryku :
Minggu, 17 April 2011
-----------------------
Bismillahirrahmannirrahim
Dengan nama Allah aku menulis ini dan mohon keridhoan-Nya
Dalam beberapa waktu kedepan aku merencanakan untuk mengembangkan usaha kecilku di bidang percetakan. Dalam pengembangannya tentu aku akan sangat membutuhkan biaya berupa materi atau dana. Namun dengan kondisi keuangan dan pendapatanku tahun ini, satu-satunya cara yang dapat aku ambil adalah dengan mengajukan permohonan pinjaman modal usaha di lembaga ataupun bank yang menyalurkan pinjaman untuk usaha mikro. Suatu kebetulan, ada sahabat dari kecilku yang bekerja di salah satu bank berbasis syariah yang menyediakan pinjaman modal usaha, dan dia bekerja sebagai pencari nasabahnya.
Sampai saat ini, belum aku putuskan untuk melakukan pinjaman ini, termasuk besaran modal yang akan aku pinjam. Semua itu karena aku masih harus banyak memikirkan dan merencanakan dengan matang dalam pengembangan usaha ini. Aku tidak ingin jika nanti ternyata pinjaman itu sudah cair, aku menjadi kebingungan sehingga tidak dapat melakukan hal yang maksimal dalam menjalankan modal yang kupinjam itu. Karena jika pinjaman sudah cair, tiap jam-tiap hari dan tiap minggunya hingga masuk 1 bulan akan sangat berarti agar bisa melakukan pembayaran cicilan dari hasil usaha ini, demikian terus menerus setiap bulannya yang harus dipikirkan sampai cicilan selesai dan usaha tetap berjalan bahkan sudah berkembang dari hari pertamanya dijalankan dengan modal pinjaman tersebut.
Modal pinjaman sesungguhnya bukan jalan satu-satunya. Penyisihan atau tabungan dari penghasilan utama sesungguhnya cukup untuk memulai, namun bagi yang tidak sempat menabung, ini adalah jalan yang tepat.
0 komentar:
Posting Komentar