Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Flash Back

Kubuat halaman khusus untuk tulisanku ini karena pengalaman awal ini adalah salah satu yang mengajarkanku dan memberikanku hikmah yang besar untuk gerakanku merealisasikan perencanaanku dikemudian hari.

________________
Senin, 18 April 2011

Saat ini aku bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan II b di daerah tingkat II / kota di Kalimantan. Usiaku 26 tahun dengan masa kerja 6 tahun. Sudah berkeluarga sejak 5 tahun lalu dan dikarunia seorang anak laki-laki yang cerdas dan sehat.

Awalnya aku berencana untuk mencari usaha sampingan untuk menambah penghasilanku sebagai PNS. Dengan keahlian dan hobi mengutak-atik gambar, dan motivasi untuk membuat undangan yang murah meriah bahkan undangan full colour dengan biaya yang terjangkau namun cantik dan unik. Akhirnya aku menjalankan usaha sampingan percetakan menggunakan printer deskjet. Mulai dari undangan pernikahan, khitanan sampai kartu nama pernah ku cetak. Dengan bermodal awal keinginan dan percaya diri serta sebuah laptop dan sebuah printer deskjet  Canon Pixma IP1200 aku memulai usaha ini dengan merancang beberapa undangan pernikahan menggunakan software MS.Word, lalu mencetaknya dan aku tawarkan kepada kerabat-kerabat dekatku.

Pesanan yang pertama adalah 1000 lembar undangan pernikahan dari seorang kerabat orang tuaku yang menikahkan anaknya pada Bulan Mei 2010. Dengan uang DP yang diberikannya ditambah uang simpananku, dipertengahan waktu pengerjaan, aku membeli sebuah printer baru Canon PIXMA IP1980, dengan niat agar aku dapat menyelesaikan pekerjaan pertama ini lebih cepat dengan 2 buah printer dan dikarenakan juga printer yang lama sudah terlalu tua yang kadang suka bermasalah yang akhirnya benar-benar rusak. (Tapi sekarang telah aku perbaiki sendiri :) ). Dalam waktu sekitar 2 minggu, undangan dapat kuselesaikan, dengan harga Rp.750,- perlembar termasuk stiker nama dan plastik pembungkus undangan, aku mendapatkan keuntungan sebuah printer baru Pixma IP1980, tidak banyak yang aku nikmati, karena memang pembelian printer baru bagiku adalah sangat besar manfaatnya sebagai aset baru untuk usahaku dikemudian hari.

(Pict.1)Canon PIXMA IP1980 w/ Infus System


Disela-sela waktu kosong tanpa pesanan undangan, sambil terus aku iseng-iseng mencetak foto-foto pribadi dan ternyata hasil cetaknya lumayan bagus, apalagi dengan Mode Best Photo. Melihat kesempatan ini, aku pun juga segera berpromosi, bahwa aku juga menerima cetak foto murah. Walaupun tidak ada pesanan cetak foto sampai saat ini, tapi ide ini yang akan melahirkan salah satu ide besar jangka panjang dikemudian hari.

Pada Bulan Juli 2010, seorang rekan kerja satu ruangan memesan undangan untuk resepsi pernikahannya pada bulan Oktober 2010. Masih menggunakan MS. Word dan Printer IP1980, aku mengerjakan pesanan ini. Awalnya printer ini aku isi ulang tintanya langsung pada cartridgenya dengan tinta suntikan yang biasa dijual perset( warna hitam 2 suntikan atau 3suntikan masing-masing untuk tiap warna), merk DataPrint. Namun setelah mengenal tentang sistem infus, akhirnya aku memasangnya pada printer IP1980-ku  dan beralih ke tinta botolan yang ternyata jauh lebih efektif dan efisien dalam hal biayanya. Dan juga dengan sistem infus pada printer membuat pekerjaan mencetak menjadi lebih efisien waktu, karena daya tampung tinta yang lebih banyak otomatis pekerjaan sekali cetak dapat langsung puluhan bahkan ratusan lembar tanpa takut kehabisan tinta. Alhamdulillah, pembuatan undangan temanku itu tidak terdapat kendala yang berarti dan dapat selesai dalam waktu sekitar 3 minggu untuk 800 undangan full colour warna hitam senilai Rp.850,- perlembarnya.

(Pict.2) Epson STYLUS T13
Dalam pengerjaan undangan temanku tersebut di atas, adapula salah satu teman yang juga rekan seruangan ingin memesan undangan untuk pernikahan adiknya. Undangan full colour berwarna biru tua adalah pilihannya, jumlahnya 450 lembar, namun terjadi kendala yang sangat fatal. Setiap cetak 20 undangan, head warna pada IP1980 selalu rusak, tidak bisa lagi di clean, timbul garis-garis putih hingga akhirnya warna birunya tidak keluar lagi. Untuk mengatasinya aku harus membeli cartridge baru, namun harganya yang mahal (sekitar Rp.280.000,-) jelas-jelas tidak mungkin ditampung dari biaya cetak undangan itu, apalagi sepertinya hal ini akan terjadi berulang kali. Akhirnya aku membeli cartrige bekas yang masih bagus dari pedagang-pedagang online di Kaskus, total cartridge warna yang aku beli 4 buah, lalu aku mempelajari cara kerja sistem infus, sehingga aku bisa memperbaiki sistem itu dan  mengganti sendiri cartridge warna yang rusak tersebut. Namun ternyata jumlah itu masih tidak menyelesaikan masalah, dimana undangan full colour warna biru itu hanya dapat tercetak sekitar 50 lembar, namun tak pernah ada masalah untuk yang full colour wana hitam. Melihat hasil yang seperti itu dan aku juga masih mengerjakan undangan pernikahan temanku yang full colour warna hitam, tak ingin berspekulasi lebih jauh aku pun mengatakan masalah yang sebenarnya pada temanku bahwa aku tidak dapat memenuhi cetakan undangan tersebut dengan printerku yang sekarang, dalam kurun waktu yang tinggal 2 minggu dari acara, dia sangat menyesalkan hal tersebut. Aku ambil inisiatif untuk membeli printer baru untuk menyelesaikan masalah tersebut, karena tanggung jawabku yang telah menerima pekerjaan tersebut, kali ini tidak menggunakan Canon lagi melainkan memilih EPSON type Stylus T13 dengan referensi dari berbagai artikel cetak digital di internet. Namun belum sempat aku lanjutkan cetakan undangan warna biru itu, dia telah mencetak ke percetakan lain yang sebelumnya memang mencetak sebagian undanganya dengan motif berbeda dari undangan milikku, dengan sangat menyesal aku berulang kali meminta maaf akan kejadian tersebut. Itulah kegagalan pertamaku dan sangat menjadi pelajaran bagiku yang akan selalu aku ingat sepanjang hidupku. Dari pelajaran tersebut, aku menetapkan printer cetakku harus dari EPSON, dan dimulai dari pesanan berikutnya sampai saat ini aku masih menggunakan EPSON T13 sebagai mesin cetakku dan telah ada 2 unit yang menemaniku menyelesaikan pesanan-pesanan yang datang di tahun 2011 ini.

Itulah kilas balik dari awal perencanaan dan realisir atas keinginanku untuk menambah penghasilanku. Akan selalu menjadi kenangan dan pelajaran serta pengalaman berharga bagiku dan semoga juga dapat bermanfaat bagi pengunjung.

______
Selesai ditulis,
Selasa, 19 April 2011
11.03 AM



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar